Selasa, 31 Maret 2015

pengelolaan sumber daya alam yang di salah gunakan

Pengelolaan sumber daya alam yang di salah gunakan
Sumber daya alam adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan dan kebutuhan hidup manusia agar hidup lebih sejahtera yang ada di sekitar alam lingkungan hidup kita. Sumber daya alam bisa terdapat di mana saja seperti di dalam tanah, air, permukaan tanah, udara, dan lain sebagainya. Contoh dasar sumber daya alam seperti barang tambang, sinar matahari, tumbuhan, hewan dan banyak lagi lainnya.
Indonesia merupakan Negara yang akan kaya sumber daya alam seperti batu bara tambang emas dan masih banyak lainnya . namun banyak orang yang salah menggukan nya demi keuntungan diri sendiri mereka rela untuk melakukan apa saja asal dirinya menjadi kaya raya
Solusi agar tidak ada lagi penyalah gunaan sumber daya alam yang memperkaya diri sendiri adalah dengan adanya pengawasan dari pemerintah yang harus di perketat lagi




                                Berita tentang sumber daya alam yang di salah gunakan

KPK: Indonesia Alami Paradoks Pengelolaan Sumber Daya Alam
Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews




Description: http://beta.newopenx.detik.com/delivery/lg.php?bannerid=11017&campaignid=4015&zoneid=427&loc=http%3A%2F%2Fnews.detik.com%2Fread%2F2015%2F03%2F19%2F091303%2F2863123%2F10%2Fkpk-indonesia-alami-paradoks-pengelolaan-sumber-daya-alam%3F9911012&cb=2f15bfeb38
Jakarta - Plt Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki menyatakan bahwa korupsi bukan hanya terjadi pada penyalahgunaan anggaran untuk memperkaya diri dan/atau orang lain saja. Lebih lanjut dia menegaskan bahwa buruknya pengelolaan sumber daya alam termasuk juga tindakan korupsi.

"Indonesia adalah negara kaya sumber daya alam, tetapi mengalami paradoks karena buruknya pengelolaan sumber daya alam. Dari sektor minerba saja berdasarkan data yang kami terima ada Rp 5,8 triliun kerugian negara, kerugian tiap tahun bisa mencapai Rp 10 triliun," tutur Ruki di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2015).

Indonesia disebut memiliki 31.000 hektar lahan hutan yang belum dikelola dengan baik. Sementara di sektor kelautan dan perikanan juga masih kurang menambah penerimaan negara.

Hal itu dia sampaikan dalam acara penandatanganan nota kesepahaman Gerakan Nasional Penyelamatan Sumber Daya Alam Indonesia. Acara ini dihadiri oleh Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, serta para menteri Kabinet Kerja dan para pimpinan lembaga negara.

"Index Persepsi Korupsi kita masih turun ke peringkat 107. Kalah jauh dengan Singapura di peringkat 7, Malaysia di peringkat 54, bahkan Filipina juga," sebut Ruki.

Index Persepsi Korupsi mencakup pula penilaian pelayanan publik. Dengan demikian pelayanan publik Indonesia masih rendah. "Kalau ini rendah, maka pertumbuhan ekonomi akan terhambat," ucap Ruki.

"Semoga ini bisa jadi pijakan kita semua, dan semoga Tuhan memberikan kita kekuatan batin," pungkas dia.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar