Meningkatkan kualitas sumber daya
manusia di Indonesia
Sumber daya manusia atau yang dikenal
sebagai SDM adalah potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk
mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang
mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam
menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan
berkelanjutan.
Kualitas sumber daya manusia di Negara
Indonesia ini masih dalam tahapan berkembang di karenakan masih banyak nya
masyarakat Indonesia yang tidak merasakan akan pendidikan sekolah
Solusi meningkatkan sumber daya manusia di
Indonesia adalah dengan dorongan dari pemerintah agar Indonesia memiliki
pendidikan yang layak contohnya seperti mem biayai orang yang tidak mampu
seminimalnya hingga ke jenjang perkuliahan agar ketika lulus nanti standaisasi
perusahaan Negara Indonesia tidak kalah dengan perusahaan asing
Berita
tentang cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia
Hadapi MEA, Perusahaan Harus
Pertajam Kualitas SDM
Husen
Miftahudin - 31 Maret 2015 11:16 WIB
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Tenaga Kerja, Benny
Soetrisno -- FOTO: MTVN/Husen Miftahudin
Metrotvnews.com,
Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta kepada perusahaan
untuk mempertajam kinerja dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini
penting mengingat dalam waktu dekat ini Indonesia akan menghadapi perdagangan
bebas ASEAN.
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Tenaga Kerja, Benny Soetrisno, mengatakan, dalam pembentukan pasar bebas ini akan menjadikan kompetisi antarnegara ASEAN semakin ketat. Hal itu jelas bakal membuat kualitas SDM negara-negara lain juga akan semakin kuat untuk menembus pasar di negara ASEAN yang mereka dituju.
"Apakah kualitas SDM sudah aman dari ancaman Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)? Hal yang paling dasar dipertanyakan adalah apakah Indonesia bisa bersaing dengan negara Asia Tenggara lainnya? Ini yang harus dibenahi," kata Benny, di sela-sela seminar nasional Kesiapan SDM Menghadapi MEA, di Hotel Aryaduta, Jalan Prapatan Nomor 44-48, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (31/3/2015).
Menurut dia, setiap perusahaan harus mengikuti dinamika perubahan dalam menghadapi pasar bebas ASEAN. Perusahaan harus mampu menjaga agar sistem manajemen SDM tetap berfungsi untuk dapat memberikan pelayanan dan jasa yang bisa memberikan nilai tambah bagi organisasi itu sendiri.
"Perusahaan fokus pada pembangunan usaha yang tajam, pelayanan yang terintegrasi, dan fungsi serta sistem manajemen SDM yang berkualitas. Sehingga memang diperlukan peninjauan ulang untuk mempertajam praktek-praktek fungsi SDM yang sekarang berlaku," papar dia.
Maka itu, lanjut Benny, untuk menghadapi MEA nanti, strategi dalam menjalankan pengembangan SDM harus menjadi perhatian yakni terkait dengan bagaimana sistem itu harus dibangun dan implementasi operasional perusahaan.
"Kita harapkan agar perusahaan lebih siap menghadapi penyesuaian dengan meningkatkan kualitas SDM untuk mendukung produktivitas," pungkas Benny.
AHL
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Tenaga Kerja, Benny Soetrisno, mengatakan, dalam pembentukan pasar bebas ini akan menjadikan kompetisi antarnegara ASEAN semakin ketat. Hal itu jelas bakal membuat kualitas SDM negara-negara lain juga akan semakin kuat untuk menembus pasar di negara ASEAN yang mereka dituju.
"Apakah kualitas SDM sudah aman dari ancaman Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)? Hal yang paling dasar dipertanyakan adalah apakah Indonesia bisa bersaing dengan negara Asia Tenggara lainnya? Ini yang harus dibenahi," kata Benny, di sela-sela seminar nasional Kesiapan SDM Menghadapi MEA, di Hotel Aryaduta, Jalan Prapatan Nomor 44-48, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (31/3/2015).
Menurut dia, setiap perusahaan harus mengikuti dinamika perubahan dalam menghadapi pasar bebas ASEAN. Perusahaan harus mampu menjaga agar sistem manajemen SDM tetap berfungsi untuk dapat memberikan pelayanan dan jasa yang bisa memberikan nilai tambah bagi organisasi itu sendiri.
"Perusahaan fokus pada pembangunan usaha yang tajam, pelayanan yang terintegrasi, dan fungsi serta sistem manajemen SDM yang berkualitas. Sehingga memang diperlukan peninjauan ulang untuk mempertajam praktek-praktek fungsi SDM yang sekarang berlaku," papar dia.
Maka itu, lanjut Benny, untuk menghadapi MEA nanti, strategi dalam menjalankan pengembangan SDM harus menjadi perhatian yakni terkait dengan bagaimana sistem itu harus dibangun dan implementasi operasional perusahaan.
"Kita harapkan agar perusahaan lebih siap menghadapi penyesuaian dengan meningkatkan kualitas SDM untuk mendukung produktivitas," pungkas Benny.
AHL

Tidak ada komentar:
Posting Komentar